OTAK, instrument pikir akan menghasilkan output untung - rugi, mungkin - mustahil dan benar - salah (berdasarkan ukuran-ukuran yang diciptakan manusia sendiri). Sedang HATI, instrument rasa akan menghasilkan output manfaat - mudlarat, pantas - wagu dan etis - tidak etis (bersarkan inspirasi yang diperoleh dari Sang Pencipta). Otak dan hati adalah dua perangkat yang berbeda. Ketika kita menyiapkan waktu dan ruang di hati untuk menyongsong datangnya inspirasi maka tinggalkan otak, berhentilah berpikir agar inspirasi lebih cepat masuk ke dalam relung hati.

(Pujo Priyono)

===================================================

07 Desember 2008

Adalah Waktu



Keluarkan aku dari kubangan ini
Sedari pagi kakiku tenggalam mati
Cecurut itu mengerubuti, menguliti
Adalah waktu yang menelanku sekali-sekali

Jembatan runtuh, jalanan ricuh
Buntu…
Kecapi mengalun di dangdutnya kehidupan ini
Irama, nada, suara dan kata mengamuk, lupa diri

Keluarkan aku dari kubangan ini
Cecurut itu mengerubuti, menguliti
Sesekali ludah tertelan bersama tai gigi
Adalah waktu yang menyelamatkan tidurku nanti

Langit membiru bersama tiupan angin bisu
Gelegar cahaya membakar, menyerap air hidupku
Raksasa-raksasa sigap menjaga takdir yang dibaca dungu
Lekangnya hidup, sepinya badai terkutuk

Timika, 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar