OTAK, instrument pikir akan menghasilkan output untung - rugi, mungkin - mustahil dan benar - salah (berdasarkan ukuran-ukuran yang diciptakan manusia sendiri). Sedang HATI, instrument rasa akan menghasilkan output manfaat - mudlarat, pantas - wagu dan etis - tidak etis (bersarkan inspirasi yang diperoleh dari Sang Pencipta). Otak dan hati adalah dua perangkat yang berbeda. Ketika kita menyiapkan waktu dan ruang di hati untuk menyongsong datangnya inspirasi maka tinggalkan otak, berhentilah berpikir agar inspirasi lebih cepat masuk ke dalam relung hati.

(Pujo Priyono)

===================================================

05 Februari 2009

Ego

Benarkah kita ini benar?
Semetara telinga ini buntu dari prespektif lainnya
Semetara hati ini alergi dari pendapat lainnya

Most of what you know is wrong

Bagaimana bisa benar?
Ketika selalu berprasangka pada lainnya
Ketika selalu membiarkan diri hanyut pada ego

Inikah kebenaran yang aku junjung-junjung itu
Yang lahir prematur dari rahim kepercayaan diri
Yang muncul dari riuh para pecandu kepengecutan

Ini kah kebenaran itu?
Yang dipanen di ladang yanh tertutup dari cahaya luar
Yang dipanen dari coock tanam kepentingan diri

Ini kah kebenaran itu?
Yang ditulis berdasar pada like and dislike
Yang didengungkan oleh kitab suci pribadi

Yang bukan aku adalah salah
Yang aku adalah bukan salah

Ego....
Ego....
Kenapa telinga ini semakin buntu?
Kenapa selalu bersahabat dengan yang sependapat?

Kenapa tak sedikitpun berani bertanya?
Bahwa yang salah bukan hanya mereka
Bahwa yang salah bukan hanya ia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar